TeleponWhatsApp

Objeck Wisata Yang Sangat menarik di Banda Aceh dan Aceh Besar

  1. Museum Tsunami Aceh

Lokasi: Jalan Sultan Iskandar Muda No. 3, Sukaramai, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh

Museum Tsunami Aceh adalah sebuah museum di Banda Aceh yang dirancang sebagai monumen simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 sekaligus pusat pendidikan bencana dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi lagi

 

  1. Museum Negeri Aceh

Photo by @yah_dun

Lokasi: Jalan Sultan Alaiddin Mahmudsyah No.10, Baiturrahman, Peuniti, Baiturrahman, Kota Banda Aceh

Museum Aceh adalah sebuah museum etnografi dari suku bangsa-suku bangsa asli yang mendiami Aceh

 

  1. Museum Rumah Cut Nyak Dhien

Photo by @paramastrianindha

Lokasi: Lampisang, Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

  1. Masjid Raya Baiturrahman

Photo by @kodensa

Lokasi: Jl. Masjid Raya Baiturrahman, Kp. Baru, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh

Masjid Raya Baiturrahman adalah sebuah Masjid yang terletak di pusat kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia. Masjid Raya Baiturrahman adalah simbol agama, budaya, semangat, kekuatan, perjuangan dan nasionalisme rakyat Aceh. Masjid ini adalah landmark Banda Aceh dan selamat dari tsunami Samudra Hindia 2004

 

  1. Masjid Baiturrahim Ulee Lheue

Photo by bandaacehkotamadani.wordpress.com

Lokasi: Gp., Ulee Lheue, Meuraxa, Ulee Lheue, Banda Aceh, Kota Banda Aceh, Aceh

  1. Makam Raja Aceh

Photo by okezone.com

Lokasi: Jl. Sultan Alaiddin Mahmudsyah No.10, Peuniti, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh

  1. Makam Syiah Kuala

Photo by indonesia-heritage.net

Lokasi: Gp. Deah Raya, Syiah Kuala, Deah Raya, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh

  1. Makam Sultan Aceh Kandang XII

Photo by wikimedia.org

Lokasi: Jl. Sultan Alaiddin Mahmudsyah No.10, Kp. Baru, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh

  1. Pantai Ulee Lheu

Photo by @dery_caropeboka

Lokasi: Ulee Lheue, Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh

  1. Pantai Lampuuk

Photo by @kinanti_putrifahlevi

Lokasi: Desa Meunasah Masjid, Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

  1. Pantai Lhoknga

Photo by @fikamanja

Lokasi: Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

  1. Pantai Alue Naga

Photo by @sapoetra_witjaksono

Lokasi: Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh

  1. Pantai pasir Putih Lhok Me

Photo by @sefiiin

Lokasi: Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

  1. Taman Putroe Phang

Photo by @rinaldiad

Lokasi: Sukaramai, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh

  1. Taman Ratu Safiatuddin

Photo by abulyatama.ac.id

Lokasi: Jl. Senangin, Bandar Baru, Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Aceh

  1. Monumen Pesawat R. I

Photo by loveaceh.com

Lokasi: lapangan blang padang, kecamatan Baiturrahman, Banda aceh

  1. Bukit Lhoknga

Photo by @amalul.alif

Lokasi: Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

  1. Bukit Suharto, Aceh

Photo by sibontot-khairulikwan.blogspot.co.id

Lokasi: Jalan Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh

  1. Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala

Photo by indonesia-tourism.com

Lokasi: Jl. Teuku Umar No.1, Sukaramai, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh

  1. Lapangan Blang Padang

Photo by Madelina Ariani

Lokasi: Kampung Baru, Baiturrahman, Kp. Baru, Baiturrahman, Kota Banda Aceh

  1. Kapal Tsunami

Photo by disgiovery.com

Lokasi: Jalan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh

  1. Benteng Indrapatra

Photo by saidfirman.wordpress.com

Lokasi: Krueng Raya, Baet, Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Aceh

Benteng Indrapatra merupakan situs bersejarah peninggalan kerajaan Lamuri di abad ke VII Masehi. Benteng yang masih berdiri kokoh ini berada di Desa Ladong Kecamatan Masjid Raya. Berjarak kurang lebih19 kilometer atau sekitar 30 menit berkedara dari Kota Banda Aceh.

Benteng ini dibangun pada masa pra Islam oleh Kerajaan Hindu pertama di Aceh, yaitu kerajaan Lamuri. Letaknya persis di bibir pantai yang mengahadap ke laut Selat Malaka. Pada masa Sultan Iskandar Muda, benteng ini juga digunakan sebagai basis pertahanan dengan armada yang dipimpin oleh Laksamana Malahayati. Di Benteng Indrapatra, para pasukan Kesultanan Aceh kala itu menahan gempuran meriam Portugis yang ingin menguasai Aceh.

Ada dua benteng yang masih berdiri kokoh hingga sekarang di situs sejarah ini. Benteng utama berukuran 70×70 meter dengan ketinggian 4 meter dan ketebalansekitar 2 meter. Pada bagian lain juga terdapat lubang pengintai yang menghadap ke laut. Di dalam benteng terdapat dua bangunan yang berbentuk kubah, yang di dalamnya terdapat sumur.

Menurut catatan, bahan bangunan yang berarsitektur kuno initerdiri dari susunan batu gunung, kapur, tanah liat, kulit kerang dan telur. Hingga saat Benteng Indrapatra masih berdiri kokoh. Selain menyimpan nilai sejarah yang tinggi, benteng ini juga memiliki keindahan tersendiri di mana letaknya yang berada di pinggir pantai yang indah. (Sumber: Komunitashistoria.com)

  1. Masjid Rahmatullah Lampu’uk, Lhoknga, Aceh Besar
 

Masjid Rahmatullah Lampu’uk, Lhoknga, Aceh Utara, Nangroe Aceh Darussalam. Salah satu masjid yang mampu berdiri kokoh sendirian diantara bangunan dan seluruh kawasan Lampu’uk yang rata dengan tanah oleh bencana tsunami Aceh dan kawasan Samudera Hindia 26 Desember 2004 silam.

Memang terlalu sulit untuk membayangkan dan mengirangira bagaimana mungkin masjid satu ini bisa selamat dari terjangan dasyatnya tsunami yang menyapu daratan Aceh dan kawasan Samudera Hindia 26 Desember 2004 silam padahal lokasinya hanya terpaut sekitar 500 meter dari bibir pantai, sementara seluruh bangunan disekitarnya luluh lantak menyisakan puing puing berserakan. Lampu’uk dan seluruh kota Lhoknga rata dengan tanah, tak hanya meluluhlantakkan Lhoknga tanpa sisa, dahsyatnya tsunami itu telah merenggut ribuan jiwa penduduk Lhoknga dari awalnya lebih dari 6000 jiwa, paska tsunami tersisa hanya sekitar 700 jiwa saja. 250 ribu orang meninggal dunia dengan sekejap di seluruh Aceh dan Nias. Infrastruktur yang berada 3-4 km dari garis pantai hancur total dilanda tsunami yang datang dengan kecepatan mencapai 600 km/per jam itu.

Tak mengherankan bila kemudian para penulis, jurnalis, reporter, relawan hingga masyarakat dalam dan luar negeri menyebut masjid ini dan masjid masjid lainnya yang selamat dari tsunami Aceh sebagai masjid Ajaib. Siapapun yang melintas di daratan, lautan ataupun wilayah udara Lhoknga paska tsunami hanya dapat menyaksikan bangunan masjid ini sebagai satu satunya bangunan yang masih berdiri di hamparan puing puing kota Lhoknga yang terdiam dalam sunyi selama berbulan bulan sampai kemudian proses pemulihan kawasan tersebut dimulai dan denyut kehidupanpun kembali berdetak di kawasan itu.  Nyatanya nama masjid ini tak sekedar nama tapi benar benar sebuah doa yang di ijabah sebagai masjid yang dirahmati Allah.

 

Objek Wisata Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *